Bau apek atau asam saat AC baru dinyalakan adalah salah satu keluhan paling umum yang kami terima, apalagi saat musim hujan di Pekanbaru ketika kelembapan tinggi bertahan berminggu-minggu. Bau ini bukan sekadar tidak nyaman. Udara yang mengalir dari AC masuk langsung ke paru-paru penghuni ruangan, jadi sumber baunya layak ditangani.
Kenali jenis baunya
- Apek seperti handuk lembap: biasanya jamur di evaporator atau filter.
- Asam atau seperti air got: saluran pembuangan tersumbat dan air tergenang.
- Seperti rawa: genangan air dan lumut di bak penampung atau selang.
- Bau terbakar atau hangus: segera matikan AC. Ini bisa tanda kabel atau komponen listrik terlalu panas dan bukan urusan pembersihan biasa.
- Bau asap atau masakan: terserap dari udara ruangan ke filter dan komponen.
Jamur di evaporator
Koil evaporator tetap dingin dan basah selama AC bekerja, lingkungan yang sempurna untuk jamur kalau tidak dibersihkan rutin. Ini penyebab bau apek yang paling umum, dan biasanya butuh pembersihan unit indoor yang menyeluruh, bukan sekadar mengelap filter, untuk benar-benar teratasi.
Debu dan kotoran yang terjebak di filter
Filter yang tidak dibersihkan berbulan-bulan mengumpulkan debu, serpihan kulit, dan pada beberapa kasus bulu hewan peliharaan, yang semuanya bisa berbau apek setelah udara berulang kali melewatinya. Filter bisa dicuci sendiri, caranya ada di panduan membersihkan filter AC.
Saluran pembuangan tersumbat
Air yang tergenang di talang atau selang pembuangan yang tersumbat bisa mengeluarkan bau asam seiring waktu, mirip genangan air yang diam. Kalau baunya lebih seperti rawa dibanding apek, ini biasanya penyebabnya, dan biasanya disertai gejala kedua berupa tetesan air pelan. Kalau sudah muncul tetesan, baca juga artikel AC bocor air.
Asap rokok atau bau masakan
Unit AC mensirkulasi ulang udara ruangan, sehingga asap dan bau masakan yang kuat bisa terserap ke filter dan komponen internal seiring waktu, lalu terlepas kembali setiap kali unit menyala. Menutup pintu dapur dan tidak merokok di ruangan ber-AC membantu mengurangi masalah ini.
Cara menghilangkan bau secara bertahap
- Matikan AC lalu cuci filter dan keringkan sampai benar-benar kering sebelum dipasang kembali.
- Nyalakan mode fan (kipas saja) selama 15 sampai 30 menit setelah AC dipakai untuk mengeringkan koil, sehingga jamur lebih sulit tumbuh. Fungsi mode ini dijelaskan di artikel mode AC.
- Buka jendela dan beri sirkulasi udara segar secara berkala.
- Jika bau tetap ada, jadwalkan pembersihan menyeluruh oleh teknisi.
Hindari menyemprot pewangi atau cairan pembersih sembarangan ke dalam unit. Cairan yang salah arah bisa mengenai papan elektronik dan menimbulkan kerusakan yang jauh lebih mahal daripada baunya.
Cara kami mengatasinya
Layanan cuci AC yang benar mencakup evaporator indoor maupun unit outdoor, membersihkan tumpukan jamur, dan membuka saluran pembuangan, bukan cuma mengelap filter yang terlihat. Biayanya Rp70.000 per unit. Pada kebanyakan kasus bau hilang setelah satu kali kunjungan. Jika bau muncul lagi dalam waktu singkat, itu tanda ada penyebab lain, misalnya saluran pembuangan dengan kemiringan yang salah, dan teknisi akan memeriksanya.
Mencegah bau kembali
- Cuci filter setiap 2 sampai 4 minggu bila AC dipakai harian.
- Jadwalkan pembersihan menyeluruh setiap 3 bulan, lihat jadwal servis AC.
- Keringkan koil dengan mode fan sebelum AC didiamkan lama.
- Pastikan selang pembuangan mengalir lancar dan tidak tertekuk.